Hipopituitarisme merupakan penyakit yang terjadi diakibatkan karena kurangnya hormon dari kelenjar otak yang disebut dengan hipofisis atau pituitari, hal ini bisa membuat pengidapnya mengalami penurunan berat badan yang drastis hingga kemandulan. Salah satu hormon yang berperan penting dalam tubuh adalah hormon luteinizing, oleh karena itu penting bagi kita untuk mengetahui fungsi hormon luteinizing.

Mengenal kelenjar pituitari dan hipofisis

Kelenjar pituitari atau kelenjar hipofisis yang terletak pada bagian bawah otak berukuran sebesar kacang polong berfungsi untuk mengatur berbagai organ tubuh dan juga menghasilkan hormon pada tubuh manusia. Salah satu hormon terpenting yang dibutuhkan bagi tubuh manusia adalah hormon luteinizing, fungsi hormon luteinizing adalah sebagai pengatur alat reproduksi manusia.

Berikut ini adalah beberapa hormon yang dihasilkan dari kelenjar pituitari :

1. Adrenocorticotropic Hormone (ACTH)

Adrenocorticotropic Hormone atau ACTH  berperan untuk membuat kelenjar adrenal yang kemudian melepaskan hormon kortisol. Hormon kortisol ini memiliki fungsi untuk mengatur metabolisme tubuh dan  tekanan darah pada tubuh manusia.

2. Luteinizing hormone

Fungsi hormon luteinizing adalah untuk mengatur organ reproduksi maupun alat kelamin pada pria agar berfungsi dengan normal. Pada wanita hormon ini bekerja mengatur siklus menstruasi dan masa ovulasi. Sedangkan pada tubuh pria, fungsi hormon luteinizing ini bekerja menstimulasi otak untuk menghasilkan hormon testosteron yang kemudian bekerja untuk membuat sel sperma.

3. Oxytocin

Oxytocin adalah hormon  yang bekerja merangsang kontraksi pada rahim saat terjadi persalinan dan menstimulasi produksi ASI.

4. Thyroid stimulating Hormone (TSH) 

Thyroid stimulating hormon merupakan kelenjar tiroid yang memproduksi hormon tiroid, hormon ini dibutuhkan tubuh untuk mengatur metabolisme. Hormon tiroid memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusia.

4. Antidiuretic Hormone (ADH)

Antidiuretic Hormone adalah hormon diuretik yang bertanggung jawab dalam mengendalikan tekanan darah dan pengelolaan cairan tubuh ke ginjal.

5. Growth hormone (GH)

Growth Hormone adalah hormon yang diperlukan tubuh untuk mengatur perangsangan pertumbuhan, seperti tulang dan jaringan tubuh lainnya.

Gejala hipopituitarisme

Gejala penyakit ini bermacam-macam tergantung dari jenis hormon apa yang memiliki pengaruh pada gangguan tubuh.

  • Apabila kekurangan hormon ACTH, akan menimbulkan gejala seperti kelelahan, mual muntah, depresi, dan penurunan berat badan.
  • Kekurangan hormon luteinizing pada wanita akan menimbulkan gejala haid yang tidak teratur hingga kemandulan. Sedangkan bagi pria gejala yang timbul adalah menurunnya gairah untuk melakukan hubungan seksual, dan hilangnya kumis atau jenggot serta bagian rambut lain pada tubuh.
  • Apabila kekurangan hormon oksitosin akan timbul gejala seperti depresi dan menurunnya produksi ASI pada wanita
  • Jika mengalami kekurangan hormon TSH akan menimbulkan gejala susahnya buang air besar, mudah hipotermia saat berada di suhu yang dingin, otot melemah, berat badan meningkat, hingga nyeri otot pada bagian tubuh
  • Yang akan terjadi apabila tubuh anda kekurangan hormon ADH adalah ditandai dengan gejala frekuensi buang air kecil yang lebih sering, dan mudah merasa haus meski tidak melakukan aktivitas berlebih
  • Apabila tubuh dan mengalami kekurangan growth hormone, gejala yang timbul antara lain adalah pertumbuhan yang terganggu, sulit bertambah tinggi dan penumpukan lemak pada area wajah atau pinggang.

Tuhan menciptakan kita dengan segala hormon yang dibutuhkan oleh tubuh, maka sudah menjadi tugas utama bagi kita untuk menjaga tubuh agar tetap sehat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *